Sabtu, 31 Oktober 2009

Susah Lepas Dari Alkohol? Salahkan Gen Dalam Tubuh

Sabtu, 31/10/2009 12:24 WIB

Susah Lepas Dari Alkohol? Salahkan Gen Dalam Tubuh

Nurul Ulfah - detikHealth


img
(Foto: Reuters)
New York, Pecandu alkohol sering merasa kesulitan melepaskan diri dari kecanduannya. Peneliti berhasil menemukan gen yang membuat seseorang tidak bisa berhenti minum alkohol yang membuatnya ingin minum lagi dan lagi.

Gen yang membuat pecandu alkohol ketagihan berhasil diidentifikasi oleh peneliti dari University of Colorado. Gen jenis baru yang terhubung dengan otak itu akan memberikan rasa senang dalam tingkat yang tinggi.

Fakta itu pertama kali ditemukan peneliti pada otak tikus. Peneliti pun kemudian melakukan pengujian terhadap manusia untuk mengetahui apakah gen itu punya efek yang sama atau tidak pada otak manusia. Dan ternyata memang sama, gen itu membuat otak manusia terprogram untuk terus meminum alkohol demi mendapatkan kesenangan.

Boris Tabakoff, salah satu peneliti yang melakukan studi tersebut mengatakan bahwa orang yang mengonsumi alkohol dalam jumlah sedang sekalipun bisa kehilangan kontrol dan kecanduan alkohol jika memiliki gen tersebut. Namun tidak diketahui gen apa yang ditemukan peneliti dalam studinya tersebut.

Penemuan ini dipublikasikan dalam Journal BMC Biology. Seperti dikutip dari Telegraph, Sabtu (31/10/2009), pemerintah disana menyarankan agar wanita sebaiknya tidak minum alkohol lebih dari dua gelas sehari, sedangkan pria tidak lebih dari tiga gelas sehari.

Alkohol memang zat yang memiliki dua sisi yang berlawanan. Dalam studi sebelumnya, alkohol diketahui baik untuk melindungi otak dari kerusakan pada saat terjadi kecelakaan, tapi alkohol juga punya efek buruk untuk kesehatan.

Diperkirakan, kasus kematian akibat alkohol saat ini di Amerika meningkat hingga 40 persen. Alkohol juga mengakibatkan kasus liver meningkat hingga tiga kali lipat. Ibu hamil yang suka mengonsumsi alkohol pun cenderung memiliki anak yang suka mengonsumsi alkohol juga. Bahkan sebuah studi menyebutkan bahwa alkohol bisa mengecilkan otak.

BCA Targetkan 2 Juta Pengguna Flazz

Sabtu, 31/10/2009 14:15 WIB
BCA Targetkan 2 Juta Pengguna Flazz
Ramdhania El Hida - detikFinance


Foto: dok.detikFinance

Sukabumi
- PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menargetkan 2 juta pengguna kartu Flazz sampai akhir tahun, sampai Oktober 2009 pengguna kartu Flazz sudah mencapai sekitar 1,4-1,5 juta orang

Hal ini disampaikan Manager Consumer Bankin Division BCA Sinta Handajani dalam Diskusi Forum Diskusi Wartawan Ekonomi dan Moneter (FORKEM) di Lido, Sukabumi siang ini, Sabtu (31/10/2009).

"Sekarang sudah 1,4-1,5 juta pengguna, target akhir tahun sampai 2 juta," ujar Sinta.

Produk Flazz yang diluncurkan sejak Juni 2008 baru beroperasi di Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Bandung, dan Surabaya. Belum semua daerah bisa mengakses produk ini, karena BCA masih memerlukan waktu untuk mempersiapkan sarananya dengan sistem bank di daerah-daerah lain.

"Untuk menjalankan produk ini, kita memerlukan waktu men-set up sistemnya," jelas Sinta.

Untuk tahun depan, Sinta menambahkan targetnya bisa mancapai 2 kali lipat, yaitu sekitar 4 juta pengguna kartu Flazz. Rencananya, produk ini bisa diakses di seluruh kota di Jawa dan kota-kota besar di Indonesia. BCA juga sedang mempersiapkan sistem SMS banking untuk mempermudah pengguna kartu dalam melakukan top up saldo ke dalam kartu Flazz.

"Kita secara teknologi sudah punya, kami sedang mengusahakan top up dengan SMS banking, tetapi saat ini belum karena sistem kami harus mempertimbangkan agar bisa digunakan di daerah lain," jelas Sinta.

Gencarnya BCA memasarkan Flazz ini adalah karena saat ini BCA meraup Rp 750 juta per hari dari penggunaan BCA Flazz. Para pengguna BCA Flazz melakukan transaksi rata-rata sebesar Rp 30 ribu. Sedangkan, rata-rata penggunaan sekitar 25 ribu-35 ribu kali per hari.

"Transaksi itu per hari sekitar 25 ribu-35 ribu dengan nilai penggunaan setiap kali rata-ratanya Rp 30 ribu," jelas Sinta. (nia/dnl)

Rabu, 28 Oktober 2009

Mega-star explosion most distant object ever seen

Mega-star explosion most distant object ever seen


Mega-star explosion most distant object ever seenAFP/HO – GRB 090423 is the small, very red source in the centre of this image. The red colour is indicative of …

PARIS (AFP) – It took 13 billion years to reach Earth, but astronomers have seen the light of an exploding mega-star that is the most distant object ever detected, two studies published Thursday reported.

The stunning gamma-ray burst (GRB) was observed by two teams of researchers in April, and opens a window onto a poorly known period when the Universe was in its infancy.

GRBs are the most violent explosions known to exist, and can be 10 million times more luminous than the brightest of galaxies.

They accompany the catastrophic death of a massive star, and are probably triggered by the collapse of the star's centre into a black hole.

Dubbed GRB 090423, the new discovery was first spotted by the NASA satellite Swift.

Astronomers alerted to the find trained several of Earth's largest telescopes skyward just in time to see the gamma-ray burst's fading afterglow.

The discovery is especially exciting for scientists because the explosion occurred during the so-called "cosmic dark ages", which started a mere 400,000 years after the Big Bang set the Universe in motion some 13.7 billion years ago.

During this period, free electrons and protons combined to form neutral atoms with the same number of positive and negative charges, resulting in an opaque -- or "dark" -- universe.

Not until 800 to 900 million years after the Big Bang were atoms and molecules "re-ionised", or electrically charged, resulting in the relatively transluscent inter-galactic medium we see today.

GRB 090423 flashed and crashed toward the end of these dark ages, making it the oldest object ever seen.

"This observation allows us to begin exploring the last blank space on our map of the Universe," said Nial Tanvir, a professor at the University of Leicester and lead author of one of the studies.

"It is tremendously exciting to be looking back in time to an era when the first stars were just switching on," said Andrew Levan, a professor at the University of Warwick in Britain and co-author of the same study.

The previous record holder for oldest object is at least 150 million years younger than the newly discovered gamma-ray burst.

Both studies were published in the British science journal Nature.

http://news.yahoo.com/s/afp/20091028/sc_afp/astronomyspacebigbang_20091028233220;_ylt=AkDb6uwsUtWSggmI.og7vAAiANEA;_ylu=X3oDMTE2ZWM3YWRkBHBvcwMxBHNlYwN5bi1yLWItbGVmdARzbGsDZXYtbWVnYS1zdGFy

Scientists see blast from past -- 13 billion years ago

Scientists see blast from past -- 13 billion years ago


WASHINGTON (Reuters) – Astronomers have seen the furthest back in time ever, measuring light from a star that exploded 13 billion years ago, just after the dawn of the universe.

They traced a gamma-ray burst called GRB 090423 to see the light from the massive star that died 630 million years after the Big Bang that brought the universe into being, they reported in the journal Nature on Wednesday.

Two separate teams measured the redshift of the object at about 8.2. Redshift is the distortion of light as it travels across space and time and is often likened to the sound of a train rising and falling as it approaches and passes the listener.

This extreme redshift -- the highest ever recorded -- shows the burst occurred when the universe was less than 5 percent of its current age, Nial Tanvir of Britain's University of Leicester and colleagues reported.

"The redshift measured for GRB 090423 means that the burst occurred at a time when the universe was about nine times smaller than it is today -- putting the timing of the event at about 630 million years after the Big Bang," Bing Zhang of the University of Nevada wrote in a commentary.

"Gamma ray bursts are the most violent explosions in the universe," he added.

"They are believed to be associated with the formation of stellar-sized black holes or rapidly rotating, highly magnetized neutron stars during cataclysmic events such as the collapse of a massive star or the coalescence of two compact stellar objects."

In this case, the star's death long ago was bright enough to outshine even galaxies and will help scientists understand what happened in the early days of the universe.

http://news.yahoo.com/s/nm/20091029/sc_nm/us_star;_ylt=At62VHXk_jrJ_DfocWg1apEPLBIF;_ylu=X3oDMTJjcTFqMWFpBGFzc2V0A25tLzIwMDkxMDI5L3VzX3N0YXIEcG9zAzcEc2VjA3luX2FydGljbGVfc3VtbWFyeV9saXN0BHNsawNzY2llbnRpc3Rzc2U-

Benda Asing di Langit Bojongsoang Sudah Terlihat Sejak Dua Hari Lalu

Rabu, 28/10/2009 14:53 WIB
Benda Asing di Langit Bojongsoang
Sudah Terlihat Sejak Dua Hari Lalu
Tya Eka Yulianti - detikBandung



Bandung
- Kejadian benda bercahaya yang muncul di langit kawasan GBI, Selasa (27/10/2009), sudah terlihat sejak beberapa hari lalu. Hal tersebut dikatakan Eka Widiana (27), Warga Blok G Komplek Griya Bandung Indah (GBI) Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Dia mengetahui ada benda bercahaya yang muncul di langit tersebut dari tetangganya. "Kalau kata teman saya, benda yang kelap-kelip itu sudah ada sejak dua hari yang lalu, antara pukul 20.00-21.00 WIB," kata Eka kepada wartawan saat ditemui di depan Kantornya, Jalan Naripan, Rabu (28/10/2009).

Dua hari lalu, dikatakan Eka, salah satu temannya memberitahukan kepada dirinya bahwa ada benda kelap-kelip di langit. Hanya saja, ketika melihat keluar benda tersebut sudah tidak ada di langit. "Dia (Teman Eka-red) bilang, coba lihat keluar, ada yang kelap-kelip dilangit," tuturnya.

Sampai akhirnya Selasa (27/10/2009), Eka baru bisa melihat benda tersebut saat dirinya pulang kerja dan diberitahu oleh tetangganya. "Kebetulan saya bawa handphone, jadi sekalian saya rekam," kata Eka.

Hasil rekman berdurasi 48 detik tersebut menurut Eka kini banyak yang diminta rekan-rekannya yang ingin melihat lebih jelas. "Iya nih, hp saya banyak yang pengen lihat, walaupun tidak kelihatan jelas," imbuhnya.

Hingga saat ini, Eka mengaku tidak tahu benda apa itu. Namun beberapa tetangganya mengatakan jika itu adalah UFO.

"Tetangga pada bilang itu UFO, ya ahirnya saya juga tahu kalau itu UFO. Karena kalau pesawat kan gerakannya tidak seperti itu, lagipula biasanya lampunya warna kuning," ujarnya.

(avi/ern)

UFO Tak Bisa Dibuktikan Secara Ilmiah

Rabu, 28/10/2009 10:12 WIB
Benda Asing di Langit Bojongsoang
UFO Tak Bisa Dibuktikan Secara Ilmiah
Erna Mardiana - detikBandung


FOTO TERKAIT
Bandung - Peneliti Utama Astronomi-Astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Dr Thomas Jamaluddin menyatakan secara ilmiah keberadaan Unidentified flying object (UFO) sulit dibuktikan. Selama ini dugaan munculnya UFO hanya berupa klaim.

"Secara ilmiah UFO atau piring terbang belum bisa dibuktikan. Temuan-temuan yang sering ada, itu hanya klaim sepihak. Malah banyak kasus itu hanya rekayasa," ujar Thomas kepada detikbandung melalui telepon, Rabu (28/10/2009).

Menurutnya kalaupun bukan perbuatan orang iseng yang menerbangkan layang-layang diberi lampu pada malam hari, bisa saja itu adalah fenomena alam yang jarang terjadi.

"Karena belum terlihat sebelumnya fenomena itu oleh masyarakat, makanya dianggap benda asing," jelasnya.

Thomas sendiri sebelumnya menyatakan penampakan benda asing di langit Bojongsoang diduga kuat sama dengan kasus di Surabaya 24 Juli 2008, yang ternyata adalah layang-layang yang diberi lampu.
(ern/ern)

Selasa, 27 Oktober 2009

Pakar Astronomi: Kuat Dugaan Sama dengan Kasus di Surabaya

Rabu, 28/10/2009 09:05 WIB
Benda Asing di Langit Bojongsoang
Pakar Astronomi: Kuat Dugaan Sama dengan Kasus di Surabaya
Erna Mardiana - detikBandung



Bandung
- Penampakan benda asing di langit yang membuat geger warga Blok G Komplek Griya Bandung Indah (GBI) Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung diduga sama dengan penampakan yang pernah terjadi di Surabaya pada 24 Juli 2008 silam. Di mana diketahui benda asing yang berada di atas Bandara Juanda Surabaya adalah layang-layang.

Hal itu disampaikan Peneliti Utama Astronomi-Astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Dr Thomas Jamaluddin saat dihubungi detikbandung melalui telepon, Rabu pagi (28/10/2009).

"Harus dicek ke lapangan, apa memang ada orang yang iseng atau sengaja, misalkan di Surabaya tahun lalu yang meributkan benda terbang bercahaya di malam hari, ternyata itu layang-layang diberi lampu. Saya menduga kuat kasus di Bojongsoang sama dengan yang di Surabaya," jelas Thomas.

Sama halnya dengan penampakan yang pernah terjadi di Bandung pada tahun 1980, tepatnya di daerah Cihampelas. Saat itu, menurut Thomas, warga sekitar pun heboh karena melihat benda bercahaya yang terbang di langit. Setelah ditelusuri, ternyata itu layang-layang yang diberi lampu.

"Makanya harus ditelusuri apakah ada warga sekitar yang malam itu menerbangkan layang-layang atau enggak. Tapi itupun harus ditelusuri juga soal kondisi atmosfer malam itu, apakah kondisinya mendung atau hujan enggak. Kalau kondisinya gitu, ya sulit menerbangkan layang-layang," ujarnya panjang lebar.

Lebih lanjut dia memaparkan jika benda bercahaya itu bentuknya bulat seolah berkeliling di atas, bisa saja itu adalah awan rendah yang terkena cahaya lampu sorot.

"Coba cari tahu apakah di daerah sana ada acara pameran atau apa, yang menggunakan lampu sorot atau laser. Nah, biasanya jika ada awan rendah terkena lampu sorot, akan muncul seperti sebuah benda asing," terangnya.

Meski demikian, kata Thomas, dirinya tak bisa menyebutkan secara pasti benda apa yang terlihat warga Bojongsoang itu. "Saya harus lihat gambarnya dulu, karena ini semua baru dugaan," katanya.

Benda asing yang terlihat di langit oleh warga Bojongsoang, Selasa Malam (27/10/2009), muncul cukup lama, yaitu sekitar 30 menit. Warga heboh, karena baru pertama kali melihat benda asing bercahaya kelap-kelip dan turun naik lalu berputar.

(ern/ern)

Kelap-kelip Keluarkan Cahaya dan Berputar Turun Naik

Selasa, 27/10/2009 22:20 WIB
Benda Asing di Langit Bojongsoang
Kelap-kelip Keluarkan Cahaya dan Berputar Turun Naik
Erna Mardiana - detikBandung



Bandung
- Benda asing yang dilihat di langit oleh warga Blok G Komplek Griya Bandung Indah (GBI) Bojongsoang Kabupaten Bandung, mengeluarkan cahaya putih kelap-kelip dan berputar sambil turun naik.

Eka Widiana (27), warga yang merekam penampakan benda asing itu, menceritakan pada detikbandung, Selasa (27/10/2009). Pukul 20.30 WIB dia melihat benda asing itu mengeluarkan cahaya putih seperti lampu neon.

"Kalau di sini cahayanya terlihat segi empat, kalau bentuk bendanya enggak terlihat jelas," tuturnya.

Benda asing yang dilihatnya bersama puluhan warga lainnya itu, berputar dan naik turun. "Berputar lalu turun, trus berputar lagi, lalu naik lagi. Tapi tempatnya hanya di situ-situ saja," terangnya.

Hal yang sama dikatakan warga lainnya Della Febrianty (26). Dari teras rumahnya, Della pun melihat benda itu bergerak naik turun lalu berputar.

"Kalau di sini terlihat cahayanya berbentuk panjang ke samping, enggak bulat," ungkapnya.

Della mengaku tak tahu benda apa itu. "Warga lainnya sih teriak itu UFO," katanya.

Penampakan benda asing di langit yang membuat geger warga Blok G Komplek Griya Bandung Indah (GBI) Kabupaten Banding itu, muncul selama 30 menit.

(ern/lom)

Warga GBI Bandung Geger Lihat Benda Asing di Langit

Selasa, 27/10/2009 21:59 WIB
Warga GBI Bandung Geger Lihat Benda Asing di Langit
Erna Mardiana - detikBandung



Bandung
- Warga Blok G Komplek Griya Bandung Indah (GBI) Bojongsoang, Kabupaten Bandung digegerkan dengan penampakan benda asing di langit sekitar pukul 20.30 WIB, Selasa (27/10/2009).

Eka Widiana (27), kepada detikbandung menuturkan benda asing yang dilihat warga di langit mengeluarkan cahaya putih seperti lampu neon.

"Kalau dari sini keliatannya jauh di atas langit," ujarnya.

Eka mengaku penampakan benda asing di langit itu cukup lama, sekitar 30 menit. "Wah lama, setengah jam lebih. Saya juga berhasil merekamnya pakai kamera video di HP, tapi cuma bentar 30 detik," lanjutnya.

Sementara itu warga lainnya, Dela Febrianti (26), mengaku saat kejadian, dia tengah menonton televisi.

"Trus saya dengar ribut-ribut di luar. Ada yang teriak UFO-UFO," tuturnya.

Penasaran, Dela dan suaminya pun ikut keluar rumah. Mereka melihat puluhan warga sudah berkerumun di depan rumah masing-masing, sambil menatap ke langit.

"Pas saya lihat ke langit, saya lihat benda bercahaya," ujarnya yang mengaku melihat benda itu hanya kebagian 5 menit.

(ern/lom)

Rabu, 28/10/2009 09:43 WIB
Benda Asing di Langit Bojongsoang
Penampakan Sering Terjadi di Bandung
Andri Haryanto - detikBandung



Bandung
-
Kejadian benda bercahaya yang muncul di langit kawasan GBI, Selasa (27/10/2009) malam, diakui sering terjadi di Bandung. Namun, Beta UFO Indonesia belum berani simpulkan penampakan bercahaya tersebut adalah UFO (Unidentified flying object).

"Harus ada penelitian dari dokumentasi yang didapatkan saksi," kata Anggota Beta UFO Indonesia Fanfan Darmawan saat dihubungi detikbandung, Rabu (28/10/2009).

Fanfan mengatakan, kejadian penampakan benda asing yang terjadi di kawasan
perumahan GBI memang sering terjadi di Bandung.

"Kejadian seperti itu sering terjadi di Bandung, tapi masih perlu pembuktian apakah benda asing tersebut UFO atau bukan," papar Fanfan.

Benda asing yang terlihat di langit oleh warga Bojongsoang, Selasa Malam (27/10/2009), muncul cukup lama, yaitu sekitar 30 menit. Warga heboh, karena baru pertama kali melihat benda asing bercahaya kelap-kelip dan turun naik lalu berputar.

(ahy/avi)

Senin, 26 Oktober 2009

Takabonerate Punya Karang Atol Terbesar Ketiga di Dunia

Takabonerate Punya Karang Atol Terbesar Ketiga di Dunia
Kekayaan spesies terumbu karang.
SELASA, 27 OKTOBER 2009 | 06:45 WIB

KOMPAS.com- Taman Nasional Takabonerate memiliki karang atol terbesar ketiga di dunia yaitu setelah Kwajifein di Kepulauan Marshal dan Suvadiva di Kepulauan Moldiva. Luas atol tersebut sekitar 220.000 hektar, dengan terumbu karang yang tersebar datar seluas 500 km².

Dalam situs Departemen Kehutanan, http://www.dephut.go.id, disebutkan, potensi wisata bawa laut di Takabonerate sangat menarik. Topografi kawasan sangat unik dan menarik, di mana atol yang terdiri dari gugusan pulau-pulau gosong karang dan rataan terumbu yang luas dan tenggelam, membentuk pulau-pulau dengan jumlah yang cukup banyak.

Di antara pulau-pulau gosong karang, terdapat selat-selat sempit yang dalam dan terjal. Sedangkan pada bagian permukaan rataan terumbu, banyak terdapat kolam-kolam kecil yang dalam dan dikelilingi oleh terumbu karang. Pada saat air surut terendah, terlihat dengan jelas daratan kering dan diselingi genangan air yang membentuk kolam-kolam kecil.

Tumbuhan yang terdapat di daerah pantai didominasi kelapa (Cocos nucifera), pandan laut (Pandanus sp), cemara laut (Casuarina equisetifolia), dan ketapang (Terminalia catappa).

Terumbu karang yang sudah teridentifikasi sebanyak 261 jenis dari 17 famili di antaranya Pocillopora eydouxi, Montipora danae, Acropora palifera, Porites cylindrica, Pavona clavus, Fungia concinna, dan lain-lain. Sebagian besar jenis-jenis karang tersebut telah membentuk terumbu karang atol (barrier reef) dan terumbu tepi (fringing reef). Semuanya merupakan terumbu karang yang indah dan relatif masih utuh.

Terdapat sekitar 295 jenis ikan karang dan berbagai jenis ikan konsumsi yang bernilai ekonomis tinggi seperti kerapu (Epinephelus spp.), cakalang (Katsuwonus spp.), napoleon wrasse (Cheilinus undulatus), dan baronang (Siganus sp.).

Sebanyak 244 jenis moluska diantaranya lola (Trochus niloticus), kerang kepala kambing (Cassis cornuta), triton (Charonia tritonis), batulaga (Turbo spp.), kima sisik (Tridacna squamosa), kerang mutiara (Pinctada spp.), dan nautilus berongga (Nautilus pompillius).

Jenis-jenis penyu yang tercatat termasuk penyu sisik (Eretmochelys imbricata), penyu hijau (Chelonia mydas), dan penyu lekang (Dermochelys coriacea).

Sebanyak 15 buah pulau di Taman Nasional Taka Bonerate dapat dilakukan kegiatan menyelam, snorkeling, dan wisata bahari lainnya.

Musim kunjungan terbaik: bulan April s/d Juni dan Oktober s/d Desember setiap tahunnya.

Cara pencapaian lokasi: Mengg-gunakan bis dari Makassar ke Bulukumba (153 km) dengan waktu tempuh lima jam, kemudian ke pelabuhan Pamatata Selayar dengan ferry sekitar dua jam, yang dilanjutkan ke Benteng sekitar 1,5 jam. Dari Benteng ke pulau terdekat yaitu Rajuni Kecil menggunakan kapal kayu sekitar lima jam.

Editor: msh

http://travel.kompas.com/read/xml/2009/10/27/06455744/Takabonerate.Punya.Karang.Atol.Terbesar.Ketiga.di.Dunia

Minggu, 25 Oktober 2009

Menghindari Panas Matahari? Pakai Saja Baju Biru dan Merah

Jumat, 16/10/2009 13:07 WIB

Menghindari Panas Matahari? Pakai Saja Baju Biru dan Merah

Nurul Ulfah - detikHealth


img
(Foto : Howstuffworks)
Madrid, Jika Anda ingin menghindari panas di siang hari, ada baiknya menggunakan baju berwarna biru atau merah. Demikian menurut para peneliti di Spanyol. Bahkan saat ini mereka sedang mengembangkan baju tahan panas dari warna tersebut.

Bagi mereka yang tinggal di kawasan panas, penemuan para ahli di Spanyol tersebut bisa menjadi kabar baik. Industri pabrik baju di Spanyol pun saat ini sedang mengembangkan dan mencoba menerapkan penemuan tersebut untuk membuat baju yang tahan terhadap sinar ultraviolet.

Dalam studinya, seperti dikutip dari Health, Jumat (16/10/2009), peneliti mencoba beberapa warna seperti merah, biru, kuning dan lainnya. Dan ternyata hasilnya yaitu warna merah dan biru menyerap radiasi sinar ultraviolet paling sedikit.

Radiasi sinar Ultraviolet (UV) diketahui merupakan salah satu penyebab dari kanker kulit. Sinar matahari memang baik untuk kesehatan, tapi tidak semua sinarnya baik. Para peneliti menyarankan untuk menghindari sinar matahari antara pukul 9 pagi hingga 3 sore untuk menghindari risiko kanker kulit.

Penyakit Kanker kulit atau melanoma adalah penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak terkendali serta dapat merusak jaringan di sekitarnya dan mampu menyebar ke bagian tubuh yang lain.

Gejala awal kanker kulit mudah dikenali serta bisa disembuhkan jika menemukannya di tahap awal. Umumnya ada sejenis kulit kasar mirip luka yang terasa gatal di kulit. Biasanya muncul di balik telapak tangan, wajah, telinga, leher, bibir atau lengan bawah.

Ciri atau gejala kanker kulit ini biasanya ditunjukan dengan adanya bintik dan benjolan di kulit. Kulit juga lebih gampang berdarah yang diikuti rasa gatal dan nyeri. Jika kulit telah menunjukkan gejala seperti ini, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Orang yang paling rentan terkena kanker kulit adalah mereka yang berusia 40 tahun ke atas. Laki-laki pun lebih rentan terkena kanker kulit dibanding perempuan. Sedangkan secara ras, orang dengan warna kulit terang atau putih lebih rentan terkena kanker kulit daripada mereka yang berkulit gelap.

Setiap tahunnya kasus kanker kulit atau melanoma meningkat di Amerika dan negara-negara barat seperti Australia dan Inggris. Penemuan yang dimuat dalam Industrial & Engineering Chemistry Research itu diharapkan dapat berguna bagi industri tekstil dan tentunya untuk mengurangi risiko penderita kanker kulit.

Cara Lidah Merasakan Minuman Bersoda

Senin, 19/10/2009 13:08 WIB

Cara Lidah Merasakan Minuman Bersoda

Vera Farah Bararah - detikHealth


img
(Foto: sheknows)
San Diego, Saat mengonsumsi minuman bersoda, lidah kita akan merasakan sensasi tersendiri karena adanya gelembung-gelembung udara dari minuman itu yang masuk ke mulut. Bagaimana lidah bisa merasakan sensasi itu?

Seharusnya lidah manusia hanya bisa merasakan 5 jenis rasa saja yaitu rasa pahit, asam, manis, asin dan rasa lezat. Sedangkan jika kita mengonsumsi minuman bersoda seharusnya lidah tidak dapat merasakan sensasi gelembung-gelembung udara tersebut. Namun pada kenyataannya manusia bisa merasakannya.

Berdasarkan hasil yang dilaporkan dalam jurnal Science, peneliti mencoba memberikan penjelasan bagaimana lidah bisa merasakan karbondioksida yang diberikan dalam minuman berkarbonasi tersebut, ternyata didapatkan bahwa sensasi yang dirasakan oleh lidah bukan berasal dari gelembung karbonasi itu sendiri.

"Sensasi yang muncul tersebut berasal dari enzim yang dihasilkan pada sensor rasa asam di lidah dan berinteraksi dengan karbondioksida dari minuman," ujar seorang peneliti dari University of California, di San Diego dan National Institutes of Health, seperti dikutip dari Health24, Senin (19/10/2009).

Hasil ini berdasarkan dari penelitian yang dilakukan pada tikus, karena tikus memiliki rasa seperti manusia. Peneliti memberikan tikus tersebut air soda atau dengungan gas karbondioksida, lalu peneliti mencatat bagaimana lidah memberikan tanda sensasi tersebut ke otak. Didapatkan sensasi yang sama antara minuman bersoda dan dengungan gas tersebut.

Tapi ketika peeneliti menguji tikus yang telah dikembangbiakkan tanpa memiliki sensor rasa asam, maka otak tidak menerima sinyal sensor apapun. Dan setelah dilakukan penelitian lebih lanjut, peneliti menemukan bahwa enzim itulah yang sebenarnya bertanggung jawab terhadap sensasi yang ditimbulkan.

Selain itu, karbondioksida juga dapat menstimulasi sel somatosensory yang terdapat di mulut sehingga memberikan sensasi sentuhan tersendiri. Jadi munculnya rasa yang berbeda saat mengonsumsi minuman bersoda merupakan hasil dari kombinasi yang unik antar keduanya.

Vaksin Rokok Buat Pecandu Rokok yang Ingin Tobat

Rabu, 21/10/2009 18:05 WIB

Vaksin Rokok Buat Pecandu Rokok yang Ingin Tobat

Nurul Ulfah - detikHealth


img
(Foto : Assetcache)
Jakarta, Sudah berupaya segala cara untuk bisa berhenti merokok tapi tetap tidak bisa? Tunggu saja kehadiran vaksin rokok yang dibuat khusus bagi perokok yang bandel. Vaksin itu rencananya akan hadir beberapa bulan lagi di Amerika.

Beberapa orang yang ingin tobat merokok melakukan berbagai cara seperti mengunyah permen karet, olahraga atau mengikuti terapi dalam sebuah grup. Namun kebanyakan dari mereka mengaku tidak bisa berhenti dan terlalu susah untuk menghindari dari kebiasaan merokok.

Tidak heran memang, karena para ahli obat-obatan mengtakan bahwa seseorang yang sudah kecanduan nikotin akan lebih sulit disembuhkan daripada heroin. Menurut The American Cancer Society, dari 44 juta orang yang merokok di Amerika, 70 persennya mengaku ingin berhenti merokok tapi tidak bisa. Hanya 4 hingga 7 persen saja yang benar-benar bisa berhenti.

Tapi harapan berhenti merokok tampaknya bisa terealisasi dalam waktu dekat ini. The National Institute on Drug Abuse, sebuah divisi di National Institutes of Health rencananya akan menghibahkan US$ 10 juta kepada Nabi Biopharmaceuticals untuk membuat vaksin anti nikotin beberapa bulan lagi.

Vaksin yang nanti diberi nama NicVax itu didesain untuk menstimulasi sistem imun dan menghasilkan antibodi yang menolak nikotin dalam tubuh perokok dan juga melindungi tubuh dari masuknya nikotin ke otak.

Asal tahu saja, ketika seorang perokok menghirup asap rokok, nikotin akan masuk ke dalam jaringan paru-paru, masuk ke aliran arah dan disalurkan ke seluruh bagian tubuh. Karena nikotin adalah molekul yang sangat kecil, maka ia dapat menembus jaringan pertahanan otak dan ikut dalam aliran darah ke otak.

Nikotin kemudian berikatan dengan reseptor di otak yang kemudian memicu pengeluaran hormon dopamin, yaitu hormon yang membuat sensasi enak, nyaman, tenang dan senang. Itulah mengapa orang sedang stres atau bermasalah merasa rokok bisa menenangkan dirinya.

Proses tersebut terjadi sangat cepat dalam tubuh, kurang dari 1 menit setelah rokok dihisap. Itulah yang menyebabkan rokok bersifat candu.

Vaksin NicVax yang rencananya dibuat akhir tahun 2009 ini diyakini bisa menghambat terjadinya ikatan nikotin dengan darah dengan menciptakan antibodi dalam tubuh yang bisa mengikat nikotin. Jadi nikotin akan berikatan dengan antibodi, dan mengahalangi ikatannya dengan darah.

Percobaan pembuatan vaksin tahap ke 3 itu sangat menjanjikan, karena dalam 2 tahap percobaan sebelumnya tidak menimbulkan efek samping apapun. "Partisipan yang diberi vaksin ini dalam percobaan sebelumnya berhasil mengurangi kecanduan merokoknya dalam waktu 12 bulan, yaitu dari semula 20 batang rokok sehari menjadi 10 batang," ujar seorang peneliti seperti dilansir oleh Dr. Sanjay Gupta dalam CNN, Rabu (21/10/2009).

Cara Alat Pendeteksi Kebohongan Bekerja

Rabu, 21/10/2009 13:02 WIB

Cara Alat Pendeteksi Kebohongan Bekerja

Nurul Ulfah - detikHealth


img
(Foto : Howstuffworks)
Washington, Ooo, kamu ketahuan, begitu kira-kira alat pendeteksi kebohongan berkata jika terbukti orang yang melakukan tes ternyata berbohong. Meski mulut bisa berkata bohong tapi ritme napas, keringat, detak jantung, tekanan darah tidak bisa mengelabui alat pendeteksi kebohongan (Polygraph).

Mendeteksi kebohongan memang bukan hal mudah. Meskipun ada tanda-tanda tertentu ketika seseorang berbohong. Tapi dengan alat pendeteksi kebohongan atau Polygraph, seorang yang ahli berbohong pun tidak akan bisa mengelak. Bagaimana cara kerja alat itu?

Tiap orang memang memiliki gaya berbohong yang berbeda-beda. Banyak alasan yang dikemukakan saat berbohong, namun umumnya seseorang berbohong sebagai suatu mekanisme pertahanan diri untuk menghindari masalah.

Sebuah alat yang diciptakan khusus untuk mendeteksi kebohongan pun akhirnya diciptakan. Alat yang diberi nama Polygraph itu diciptakan pertama kali oleh James Mackenzie pada tahun 1902. Kemudian pada tahun 1921, dibuat versi modernnya oleh John Larson, yang dulu merupakan mahasiswa University of California.

Polygraph banyak digunakan oleh kepolisian atau FBI untuk melakukan interogasi dan investigasi suatu kasus. Namun alat ini masih menuai kontroversi terutama di kalangan psikolog. Mereka mengatakan tidak ada standar khusus yang bisa mendeteksi kebohongan.

Cara kerja Polygraph adalah dengan mencatat dan merekam seluruh respons tubuh secara simultan ketika seseorang diberi pertanyaan. Secara sederhana, ketika seseorang berbohong, ucapan yang dikeluarkannya akan menghasilkan reaksi psikologis di dalam tubuh yang akan mempengaruhi kerja organ tubuh seperti jantung, kulit, dan lainnya.

Melalui sensor yang dihubungkan pada bagian tubuh atau organ tersebut, diketahuilah grafik perubahan fungsi organ tersebut, diantaranya grafik bernafas, detak jantung, tekanan darah, keringat dan lainnya. Pemeriksaan dengan Polygraph umumnya mencapai 2 jam dengan tingkat keakuratan hingga 90 persen.

Satu paket alat Polygraph terdiri atas monitor dan alat sensor digital lainnya yang dihubungkan ke seluruh bagian tubuh untuk mengetahui perubahan atau fluktuasi psikologia ketika seseorang berbicara jujur atau bohong. Begini prosedur kerjanya :

1. Seseorang yang akan diuji dengan alat Polygraph duduk di bangku. Di dalam ruangan interogasi hanya ada dua orang, yaitu penguji (Forensic Psychophysiologist) dan orang yang diuji.
2. Beberapa sensor yang terhubung dengan kabel-kabel pada alat Polygraph dipasang di tubuh orang yang akan diuji. Sensor tersebut antara lain yaitu :
  1. Pneumograph, untuk mendeteksi ritme nafas, ditempelkan pada bagian dada dan perut, bekerja ketika ada kontraksi di otot dan udara di dalam tabung.
  2. Blood Pressure Cuff, untuk mendeteksi perubahan tekanan darah dan detak jantung, ditempelkan pada bagian lengan atas, bekerja seiring dengan suara yang muncul dari denyut jantung atau aliran darah.
  3. Galvanic skin resistance (GSR), untuk mendeteksi keringat terutama di daerah tangan, ditempelkan pada jari-jari tangan, bekerja dengan mendeteksi seberapa banyak keringat yang keluar ketika dalam keadaan tertekan dan berbohong.
    3. Penguji kemudian memberikan beberapa pertanyaan kepada seseorang mengenai suatu topik, isu atau kasus.
    4. Penguji akan membaca grafik tersebut dan mengetahui apakah ada reaksi yang tidak normal atau fluktuatif.
    5. Fluktuasi yang terbaca oleh alat Polygraph akan menentukan apakah seseorang berbohong atau jujur.

    Polygraph banyak digunakan untuk badan-badan keamanan negara, investigasi kriminal, proses seleksi pekerja dan juga bank. Saat ini menurut Dr. Frank Horvath, seorang profesor kriminologi dari Michigan State University, terdapat sekitar 3.000 orang penguji (Forensic Psychophysiologist) di Amerika, dan 2.000 diantaranya merupakan anggota the American Polygraph Association. Mereka dilatih di sekolah khusus yang sudah terakreditasi oleh the American Association of Police Polygraphists.

    Meskipun Polygraph disebut sebagai alat pendeteksi kebohongan, namun sebenarnya alat itu tidak bisa mendeteksi kebohongan. "Alat itu hanya memonitor dan menunjukkan reaksi perubahan psikologis pada orang yang berkata tidak jujur. Kita tidak bisa tahu bohong itu seperti apa," ujar Dr. Bob Lee, seorang Polygrapher (penguji dalam tes Polygraph) dan juga direktur eksekutif Axciton Systems, perusahaan pembuat Polygraph, seperti dilansir Howstuffworks, Rabu (21/10/2009).

    Deja Vu, Lintasan Memori yang Misterius

    Selasa, 20/10/2009 09:09 WIB

    Deja Vu, Lintasan Memori yang Misterius

    Irna Gustia - detikHealth


    img
    (Foto: listverse.com)
    New York, Saat Anda memasuki ruangan kemudian bercakap-cakap dengan seseorang tiba-tiba ada perasaan aneh yang menyergap. Anda seperti pernah mengalami peristiwa ini, tapi susah untuk menjelaskannya karena itu hanya sebuah perasaan tapi tidak mampu mengingat kapan peristiwa itu terjadi.

    Lintasan memori yang misterius itulah yang dinamakan deja vu. Berasal dari bahasa Prancis deja vecu yang artinya pernah mengalami. Deja vu didefinisikan sebagai perasaan yang muncul karena merasa pernah mengalami, melihat, mendengar tapi sebenarnya belum pernah terjadi.

    Hingga kini para ahli belum bisa menemukan penyebab terjadinya deja vu. Ada yang mengaitkannya dengan kondisi seseorang yang sedang berhalusinasi, pengaruh obat-obatan, pengaruh metafisika bahkan kondisi ini diduga sering dialami penderita epilepsi.

    Peristwa-peristiwa yang menurut Anda pernah dialami itu, menurut para ahli sebagian besar memang belum pernah terjadi. Tak heran jika yang pernah merasa mengalaminya pun tidak mampu mengingat kapan peristiwa itu terjadi. Tidak ada saksi yang menguatkan peristiwa yang pernah Anda duga terjadi itu benar-benar ada.

    Deja vu memang telah menjadi misteri, namun bisa jadi misteri itu telah dipecahkan dengan penemuan yang dilakukan oleh ahli saraf di MIT's Picower Institute for Learning and Memory. Peneliti Thomas McHugh dan beberapa koleganya telah menemukan rangkaian memori tertentu pada otak tikus yang merupakan penyebab perasaan aneh ini. Yang ternyata menjadi semacam adanya memori berbasis analog dari suatu ilusi optik.

    Para peneliti sendiri memang sudah menyadari untuk beberapa waktu, memori,-- yang terdiri dari banyak komponen berbeda seperti jangka pendek, jangka panjang, episodik (kenangan peristiwa),-- terjadi di berbagai bagian otak. Penelitian ini telah dilaporkan dalam edisi online Science dan peneliti menambahkan adanya fenomena menarik yang lain.

    McHugh dan timnya sedang mencoba meluruskan sirkuit saraf hippocampus,-- daerah di otak yang berfungsi membuat kenangan baru terbentuk--. Ahli saraf mengetahui kumpulan memori yang terjadi sebenarnya adalah sel-sel otak yang dihubungkan dengan koneksi kimia yang kuat, ketika memori itu dipanggil telah mengakibatkan aktifnya kelompok tertentu di otak.

    Sangat penting bagi otak untuk mengetahui beberapa memori yang mirip satu sama lain, seperti memakan buah raspberrie ternyata hampir mirip dengan makan buah strawberi. Tetapi juga penting bagi otak untuk membedakan memori yang mirip tapi tidak sama seperti makan buah berry merah ternyata membuat Anda sakit. Kemampuan ini dikenal sebagai pola pemisahan.

    Rekan senior McHugh yang bernama Susumu Tonegawa,-- yang pernah memenangkan Nobel mengenai kekebalan genetik--, sebelumnya telah menemukan mekanisme yang terkait yang disebut pola penyelesaian. Penemuan ini menjabarkan Anda bisa mengambil memori yang lengkap dengan hanya berdasarkan satu isyarat.

    McHugh dan Tonegawa mencurigai kegiatan sebelumnya dapat mengidentifikasi gen tertentu yang mengatur pola pemisahan. Adanya sirkuit di otak inilah yang diyakini ilmuwan sebagai penyebab terjadinya deja vu.

    Mereka percaya pola pemisahan di sirkuit otak ini yang membuat pengalaman baru tampak serupa dengan pengalaman yang pernah dirasakan. "Meskipun kejadian itu tidak terlalu sering dialami kebanyakan orang," kata Tonegawa seperti dikutip Times, Selasa (20/10/2009).

    Tapi menariknya, beberapa orang penderita epilepsi punya pengalaman seperti itu sepanjang waktu. "Serangan epilepsi melibatkan penembakan acak saraf di temporal lobes yang di dalamnya terdapathippocampus yang itu bisa menjadi rangkaian sirkuit," katanya.

    McHugh dan Tonegawa berkesimpulan perasaan aneh yang terjadi dalam deja vu datang dari konflik diantara dua otak yang berbeda. Bagian otak neocortex menyadari Anda belum pernah berada dalam situasi sebelumnya, tapi bagian hippocampus memberitahukan Anda pernah memiliki pengalaman itu.

    Sabtu, 24 Oktober 2009

    Penantian Panjang Serat Optik

    Penantian Panjang Serat Optik
    315787Kamis, 15 Oktober 2009 | 08:38 WIB

    Oleh Brigitta Isworo Laksmi

    Charles Kuen Kao (76) mungkin sudah tidak berharap lagi mendapat penghargaan paling prestisius seperti Nobel yang diumumkan pada Selasa (6/10). Penemuan yang membawa sukses itu, serat optik, telah ditemukan 43 tahun lalu. Temuan tersebut terbukti memacu pesat perkembangan ilmu telekomunikasi. Atas jasa Kao pula, kita sekarang bisa ”ngobrol” dan ”bersurat” melalui komputer.

    Ironi dirasakan oleh istrinya, Wong May-wan, saat menerima kabar tersebut. ”Saya merasakan tekanan luar biasa besar karena saya tahu bagaimana pria ini sebelumnya,” katanya. Kondisi Kao saat ini tidak memungkinkan bagi dirinya untuk memberikan kuliah penerima Nobel, salah satu tradisi penerimaan Nobel.

    ”Penyakit ini telah mengubah dia, seakan dia sudah pergi. Saya sering menangis. Saya tahu pria ini bukan orang yang sama lagi dengan yang dulu,” ujar Wong.

    ”Untuk mengatakan apa yang ada di dalam hati saja sudah sulit bagi saya melakukannya,” tutur Kao dalam wawancara kepada AFP di rumahnya di Mountain View, dekat San Fransisco, Kamis (8/10). Dia kini sulit berbicara dan menderita demensia akibat Alzheimer yang menyerangnya.

    Kao, mantan Wakil Rektor Hongkong Chinese University dan memiliki kewarganegaraan ganda Inggris dan AS ini, mengaku ”sangat bahagia” menerima penghargaan Nobel.

    Rekan Kao di Hongkong merasa keputusan memberikan penghargaan itu makan waktu terlalu lama. Profesor Ambrose King, mantan Wakil Rektor Hongkong Chinese University, mengatakan, ”Akan lebih bagus jika penghargaan ini didapatnya tahun lalu. Tetapi, ini juga tidak terlalu telat bagi dia.”

    Direktur Eksekutif Hong Kong Applied Science and Technology Research Institute Cheung Nim-kwan dan penerima Nobel tahun 1957 mengungkapkan hal serupa. ”Serat optik sudah digunakan secara global sejak 1980. Pencapaiannya ini mestinya mendapat penghargaan jauh sebelum sekarang,” ujarnya.

    Menurut Wong, istri Kao, hadiah uang tersebut sebagian akan disumbangkan untuk penanganan Alzheimer di AS dan yayasan orang jompo St James’ Settlement.

    Terobosan komunikasi

    Kao menerima separuh dari hadiah berupa uang sejumlah 10 juta krona Swedia (sekitar Rp 14 miliar), sementara dua penerima penghargaan Nobel Fisika bersama Kao, Willard Sterling Boyle (85) dan George Elwood Smith (79), menerima masing-masing seperempat dari total hadiah.

    Kabel serat optik Kao, yang dia temukan tahun 1966, membuka terobosan yang mendasari inovasi di dunia telekomunikasi dan optik. Dengan serat dari kaca murni, cahaya dapat ditransmisikan hingga jarak lebih dari 100 kilometer. Dengan jenis kabel yang ada pada tahun 1960-an itu, jarak terjauh transmisi cahaya hanya 20 meter. Kabel serat optik murni pertama kali diproduksi dalam skala industri pada tahun 1970.

    Serat dengan fiberglass murni ini memfasilitasi komunikasi pita lebar (broadband) global seperti internet. Teks, musik, citra, dan video dapat ditransfer ke seluruh pelosok dunia dalam hitungan detik. Jika kita mengurai seluruh serat optik yang mengelilingi Bumi, maka kita bisa mendapatkan serat optik tunggal yang panjangnya lebih dari satu triliun kilometer. Serat optik sepanjang ini cukup untuk mengitari dunia lebih dari 25.000 kali dan terus bertambah ribuan kilometer setiap jam.

    Tahun 1969, tiga tahun setelah penemuan serat optik oleh Kao, Boyle dan Smith menemukan charged-coupled device (CCD), sirkuit semikonduktor pencitraan yang merupakan mata kamera digital. Dengan sensor itu cahaya bisa diubah menjadi piksel dalam waktu singkat. Teknologi CCD tersebut menggunakan efek foto-elektrik seperti teori yang dilontarkan Albert Einstein (mendapat Nobel pada tahun 1921).

    Berlayar bersama

    Smith dan Boyle adalah dua sahabat baik di pekerjaan maupun di luar pekerjaan. Mereka sering berlayar bersama di sekitar Numea di Pasifik Selatan selama beberapa minggu.

    Boyle yang dibesarkan di Nova Scotia, sebuah provinsi di Kanada, baru mencicipi bangku sekolah di tingkat sekolah menengah atas. Sebelumnya dia selalu belajar di rumah dengan sistem home schooling. ”Ibuku telah melakukan pekerjaan dengan baik. Dia mengajariku,” ujar Boyle kepada Redaktur Pelaksana Nobelprize.org Adam Smith.

    Boyle dan Smith melakukan penelitian bersama di Bell Laboratories, Murray Hill, New Jersey, mengungkapkan, ada 8 hingga 10 peneliti Bell Laboratories yang menerima penghargaan Nobel. Pemimpin Bell mengenal satu per satu anggotanya dan sering makan siang bersama mereka. ”Ini disebut manajemen 'walking around”,” tutur Boyle yang sempat terlibat pada penelitian program Apollo.

    Jarak waktu 40 tahun membuat Boyle sama sekali tak pernah bermimpi akan meraih Nobel. ”Sebab, dari waktu ke waktu orang di sekitar kami menerima Nobel sehingga kami sempat berpikir, 'Temuan kita layak. Itu mungkin saja kita mendapat sesuatu, tapi saya tidak tahu. Kami mengharapkan yang terbaik, tapi tak ada yang terjadi'. Jadi kami abaikan saja (urusan Nobel),” ujar Boyle.

    Dering telepon pukul 05.00 pagi yang diterimanya sesaat dikiranya hanya canda. Dia menjadi yakin ketika mendengar aksen Swedia di seberang gagang telepon. ”Saya pikir, ya tak ada orang yang mau bersusah-susah menelepon orang lain pukul lima pagi hanya untuk bercanda,” ujar Boyle.

    Tidak tahu

    Sementara itu, bagi George Elwood Smith, telepon Adam Smith dari Nobelprize.org adalah ”pemberitahuan” atas kemenangannya. Reaksi pertamanya adalah kekagetan yang disusul pikiran bahwa dia pasti menerimanya bersama Boyle, rekan kerjanya.

    ”Saya sudah bangun, namun ketika saya sampai ke telepon, deringnya mati. Karena itu, saya sekarang masih terbangun,” tutur Smith tentang dering telepon yang ternyata dari Royal Swedish Academy, institusi yang menetapkan penerima penghargaan Nobel.

    Smith mengungkapkan, betapa dia dan Boyle merupakan rekan kerja yang amat kompak. Mereka memiliki sekitar 40 penemuan yang telah dipatenkan atas nama berdua. Dan, tentang berlayar bersama, Smith menegaskan, ”Sekarang kami tidak akan berlayar lagi. Usia saya 79 mungkin terlalu tua untuk itu.”

    CHARLES KUEN KAO

    • Lahir: Shanghai, China, 1933 • Warga negara: Inggris dan AS • Doktor bidang Electrical Engineering (1965) dari Imperial College London, Inggris • Director of Engineering of Standard Telecommunication Laboratories, Harlow, Inggris • Wakil Rektor Chinese University of Hong Kong, pensiun 1996

    WILLARD STERLING BOYLE

    • Lahir: Amherst, Nova Scotia, Kanada, 1924 • Warga negara: Kanada dan AS • Doktor bidang Fisika (1950) dari McGill University, Quebec, Kanada • Direktur Eksekutif dari Communication Sciences Division, Bell Laboratories, Murray Hill, New Jersey, AS, pensiun 1979

    GEORGE ELWOOD SMITH


    • Lahir: White Plains, New York, AS, 1930 • Warga negara: AS • Doktor bidang Fisika (1959) • Head of VLSI Device Department, Bell Laboratories, Murray Hill, New Jersey, AS, pensiun 1986

    Sumber: Kompas Cetak

    http://tekno.kompas.com/read/xml/2009/10/15/08382573/penantian.panjang.serat.optik

    Fitur Cerdas Melindungi Keamanan Mesin ATM

    Fitur Cerdas Melindungi Keamanan Mesin ATM
    318111Senin, 19 Oktober 2009 | 15:09 WIB

    Kejahatan perbankan adalah persoalan yang berada di sekitar kita sehari-hari dan sering kali dianggap menjadi bagian dari kehidupan layaknya seperti kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Kejahatan perbankan pun menjadi semakin canggih merugikan pihak bank dan nasabah secara bersamaan.

    Kejahatan perbankan dalam bentuk fisik seperti penodongan atau perampokan setelah nasabah ke luar dari bank atau mesin anjungan tunai mandiri (ATM) selalu berada di sekeliling kita. Orang pun berharap banyak kepada pengelola bank untuk bisa memperbaiki jasa keamanan nasabah, terutama di dalam atau sekitar ATM yang sering kali bermasalah.

    Banyak lokasi ATM yang diperdaya oleh orang-orang jahat mengambil keuntungan dari persoalan teknologi ATM sebagai ”kasir yang tidak berbicara.” Banyak kasus, misalnya, rongga kartu ATM dihambat dan nasabah harus menghubungi nomor telepon tertentu dari stiker yang tertera di bawahnya.

    Setelah menelepon, nasabah diminta nomor rahasia identifikasi personal (PIN) dan pelaku kejahatan pun bergegas masuk ke mesin ATM yang sudah diincar mengambil kartu ATM nasabah tersebut. Dan, dengan leluasa rekening nasabah dikuras sebanyak mungkin menggunakan kartu ATM nasabah yang sah, nomor PIN yang sah, tetapi oleh orang jahat.

    Celakanya, sering kali nasabah tidak berdaya dan meyakinkan pihak bank kalau dirinya menjadi korban kejahatan. Proses layanan bank sangat lambat, nasabah menjadi stres karena kehilangan uang dan, sialnya, uang pun tidak bisa kembali dianggap seperti tabrak lari di jalan raya.

    Keamanan nasabah

    Ini adalah dilema teknologi, ketika mesin ATM yang tersebar di sejumlah kota di Indonesia menjadi rentan kejahatan, mulai mengelabui nasabah sampai menggondol mesin ATM. Dan mungkin hanya di Indonesia mesin ATM harus dijaga satpam karena sangat rawan terhadap berbagai kejahatan.

    Kemajuan teknologi komunikasi informasi sebenarnya memberikan alternatif lain terhadap persoalan ini dengan memperluas kemampuan solusi keamanan dan pengintaian dengan melakukan monitoring atas orang, benda, ataupun perilaku lain di lingkungan mesin ATM. Dan yang menarik, kemampuan ini sekarang tersedia secara terjangkau dan memiliki berbagai fitur teknologi termasuk algoritme yang canggih yang melakukannya.

    Salah satu produk yang dicoba Kompas adalah Trendline buatan BlueStar SecuTech Inc, perusahaan asal China yang menyediakan teknologi perangkat keras dan lunak berupa ATM Specialized Digital Video Recording yang mampu memberikan perlindungan menyeluruh lingkungan mesin ATM.

    Perangkat Trendline BSR-5003AMN memiliki penyimpanan digital yang memudahkan pengarsipan video digital untuk digunakan pada saat terjadinya kejahatan mesin ATM. Perangkat ini memiliki rongga video input untuk empat buat kamera analog, yang secara tersembunyi di simpan di dalam ruang mesin ATM.

    Fitur menarik dari produk Trendline ini adalah kemampuan inteligensi algoritme perangkat lunaknya melakukan analisis video. Trenline memiliki algoritme yang mampu untuk melakukan identifikasi atas obyek yang hilang atau tidak dijaga di wilayah yang terlindungi.

    Analisis ini termasuk kemampuan untuk mengenali poster atau stiker yang seharusnya tidak boleh ada pada mesin ATM, kamera yang tidak diotorisasi, ataupun obyek-obyek lain. Perangkat Trendline akan memonitor terus-menerus dan ketika terdeteksi akan memicu alarm bagi pihak keamanan bank untuk bertindak.

    Fitur cerdas

    Fitur lainnya menghitung orang (people counting), di mana jumlah orang pada daerah tertentu di dalam mesin ATM bisa ditentukan jumlahnya. Fitur ini sangat berguna, terutama untuk melindungi nasabah yang menarik uang pada malam hari ketika masuk sendirian ke dalam ruang mesin ATM.

    Ada juga fitur yang memungkinkan untuk melindungi ruang tertentu dengan menggunakan fitur pagar semu (virtual fence), misalnya, hanya satu arah tertentu dalam ruang di bank yang bisa dilalui. Dan, ketika ada orang yang melanggarnya, alarm dipicu dan obyek yang tertangkap dalam kamera akan ditandai dengan segi empat berwarna dan diikuti geraknya.

    Fitur ini juga dilengkapi dengan fitur lain yang disebut sebagai perlindungan perimeter, menetapkan semacam zona panas di mana wilayah tertentu tidak boleh ada obyek atau orang. Dan, yang paling canggih dari fitur Trendline ini adalah kemampuan untuk mendeteksi muka dengan masker.

    Pendeteksian ini termasuk canggih bukan karena picu alarm bunyi karena orang masuk mesin ATM dengan helm, tetapi mampu mendeteksi orang yang menutup mulutnya dengan masker dan menggunakan topi walaupun mata dan hidungnya tidak ditutupi. Fitur ini tidak banyak dimiliki oleh perangkat sejenis yang tersedia di pasaran.

    Dilengkapi koneksi jejaring digital LAN, perangkat Trendline ini bisa menjadi solusi menarik bagi perbankan untuk bisa melindungi diri dari kejahatan atas mesin ATM. Instalasi Trendline juga mudah dan bisa dilakukan secara cepat dan penggunaannya dengan perangkat antarmuka yang sederhana, tetapi memiliki fitur-fitur canggih, termasuk stempel hari dan waktu untuk memudahkan pencarian.

    Melalui teknologi seperti Trendline ini dan ketika digunakan dengan nomor identifikasi tunggal yang akan diterapkan di Indonesia, akan mudah melacak siapa yang melakukan kejahatan atas mesin-mesin ATM yang marak terjadi selama ini. Dan, sekaligus memberikan perlindungan kepada nasabah untuk bertransaksi secara aman dan nyaman. (RLP)

    Sumber: Kompas

    http://tekno.kompas.com/read/xml/2009/10/19/1509501/penantian.panjang.serat.optik