Tampilkan postingan dengan label Jepang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jepang. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Juli 2010

Jepang Bikin Charger Cepat Mobil Listrik

Rabu, 07/07/2010 07:24 WIB

Jepang Bikin Charger Cepat Mobil Listrik

Bagja Pratama - detikOto
Gambar
dok Autoevolution

Tokyo
- Salah satu isu utama yang dianggap sebagai kelemahan mobil listrik adalah
kenyataan bahwa butuh waktu yang lama untuk mengisi ulang baterai, dibanding isi BBM mobil konvensional.

Beberapa pengembang sudah mencoba untuk menciptakan alat pengisian cepat, namun masih juga tidak bisa menyamai waktu mengisi BBM mobil dengan sistem pembakaran minyak.

Tapi tenang, sebuah perusahaan yang berbasis di Tokyo, JFE Engineering Corp
telah mengembangkan alat pengisian cepat yang sengaja diperuntukkan bagi
kendaraan listrik.

Perusahaan tersebut mengklaim bahwa produknya dapat mengisi setengah dari
baterai hanya dalam tiga menit, sebagaimana dilansir Autoevolution, Rabu (7/7/2010).

Jelas itu merupakan waktu pengisian yang signifikan, dibandingkan alat pengisian lainnya di pasaran, dengan rata-rata waktu pengisian 30 menit untuk mengisi 80 persen baterai.

Karena JFE Engineering mengungkapkan sistem pengisian ultra-cepat terbaru ini dapat mengisi tingkat daya baterai 70 persen hanya dalam waktu lima menit.

Seorang sumber dari perusahaan mengutarakan, ketika merancang alat ini,
tujuannya agar waktu pengisian listrik bisa setara dengan waktu mobil
konvensional mengisi BBM.

"Kami telah mempersingkat waktu pengisian listrik sampai tiga menit, jumlah
waktu yang sama untuk pengisian BBM," ujarnya.

Rekayasa charger buatan JFE ini akan dikenalkan ke pasar bulan April tahun
depan, dengan pengisi listrik yang rencananya akan dipasang di pompa bensin dan toko-toko.

( bgj / ddn )

Rabu, 05 Mei 2010

Jepang Akan Kirim Robot Maido-kun ke Bulan

Jepang Akan Kirim Robot Maido-kun ke Bulan


VIVAnews - Amerika Serikat jadi negara pertama yang mengirimkan astronot ke Bulan. Kini giliran Jepang ingin mengukir sejarah, negara matahari terbit itu akan mengirim robot humanoid pertama ke Bulan pada 2015.

Saat ini sekelompok insinyur Jepang dari Astro-Technology SOHLA yang berbasis di Osaka, sedang membuat robot dua kaki yang didesain bisa berjalan di permukaan Bulan laiknya manusia.

Tak hanya itu, robot yang diberi nama Maido-kun nantinya akan mengemban tugas istimewa, dia akan menggambar bendera Jepang di permukaan Bulan.

"Kami memutuskan mengirim robot yang berbentuk manusia, karena ini lebih mengagumkan dan menggairahkan bagi kami," kata kepala proyek, Hido Sugimoto kepada Daily Yoimuri, seperti dimuat laman Space.com, Selasa 4 Mei 2010.

"Kami akan membuat robot yang menarik, yang bisa membawa impian kita ke alam semesta."

Tahun lalu, Astro Technology SOHLA berhasil membangun satelit yang dinamai Maido Ichigo. Nama robot, Maido-kun dipilih sebagai penghormatan atas satelit tersebut.

Robot Maido-kun diperkirakan akan memakan dana sekitar 1 triliun yen atau sekitar US$ 10,6 juta.

Pemerintah Jepang dan Badan Antariksa Jepang, JAXA saat ini sedang mempersiapkan pengiriman robot peneliti ke Bulan pada 2015, Astro-Technology SOHLA berharap robotnya bisa ikut ke Bulan.

Sebelumnya JAXA menentang pengiriman robot dua kaki ke Bulan, namun belakangan rencana itu berubah. Para ahli berpendapat robot beroda lebih sesuai dengan permukaan bulan yang berpasir. Robot dengan dua kaki diperkirakan tidak akan stabil berdiri.

Menurut Roger La-Brooy dari Royal Melbourne Institute of Technology Australia, merancang sebuah robot yang berjalan seimbang di atas dua kaki akan menjadi tantangan besar.

"Manusia saja relatif tak stabil, ketika merancang robot untuk menapak di dataran yang tak terduga, saya rasa tiga kaki lebih baik daripada dua," kata dia, seperti dimuat laman News Scientist.

Jika sampai jatuh, robot dua kaki akan sulit bangun.

****

Tak hanya Jepang yang akan menugaskan robot astronotnya. Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA, juga akan mendapatkan awak baru di luar angkasa. Berupa robot yang menyerupai manusia.

Robot ini akan dikirim ke luar angkasa tahun ini. Astronot robot bernama Robonaut 2 atau R2 akan menjadi penghuni tetap stasiun luar angkasa internasional.

Astronot robot ini merupakan proyek kerjasama antara NASA dengan General Motors (GM)-- perusahaan mobil asal Amerika Serikat.

Spesifikasi R2 tak sembarangan. Dia harus bisa menjadi asisten dan bekerja bersama manusia, baik astronot di luar angkasa maupung pekerja GM di Bumi.


http://id.news.yahoo.com/viva/20100505/twl-jepang-akan-kirim-robot-maido-kun-ke-cfafc46.html