Tampilkan postingan dengan label broadband. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label broadband. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 November 2010

Broadband Tak Berarti Tanpa Konten Berguna

Jumat, 22/10/2010 15:04 WIB

'Broadband Tak Berarti Tanpa Konten Berguna'
Achmad Rouzni Noor II - detikinet

(Ist)

Jakarta - Selain membangun jaringan infrastruktur pita lebar broadband, hal lain yang tak kalah penting dan juga harus mendapat perhatian serius adalah konten yang memberikan nilai tambah. Tanpa itu, broadband tak ada gunanya.

Demikian pendapat yang dikemukakan Wakil Sekjen Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Teguh Anantawikrama kepada detikINET, Jumat (22/102/10).

"Selama ini kalau orang bicara broadband hanya infrastruktur. Padahal, 'pipa' itu tak ada artinya kalau tidak ada aplikasi, tidak ada konten, dan tidak ada yang menggunakan," ujarnya.

"Dan lebih celakanya lagi, jika tidak memberikan nilai tambah bagi masyarakat," kata Teguh menegaskan.

Tanpa itu semua menurutnya, broadband economy yang diidam-idamkan Indonesia tak akan tercapai. "Karena itu, broadband economy sebenarnya adalah mindset untuk memanfaatkan infrastruktur secara efektif dan efisien dan menciptakan value untuk penggunanya."

"Contoh, Jardiknas. Sudah dicoba memberi fasilitas, koneksi, tapi kontennya terbatas. Ahirnya, nggak ada trafik. Contoh lain, kalau kita lihat Korea yang sudah full convergence, orang bisa nonton TV, download HD film sambil transaksi elektronik untuk belanja, that's the true convergence, that's broadband economy," papar Teguh.

"Impiannya, kita dengan 'modal dasar' penduduk yang di atas 200 juta, maka skala ekonomi untuk broadband economy sebenarnya dahsyat banget," tandasnya.
( rou / rns )

Rabu, 16 September 2009

Million Broadband Subscribers




New Africa broadband 'ready'

    Ten years ago, there were just over four million broadband subscribers. In 2009, more than 400 million people are connected to high-speed internet. Move the slider below to see how broadband has spread.