Tampilkan postingan dengan label UI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UI. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Desember 2010

UI Bangun Laboratorium Sains Terpadu

UI Bangun Laboratorium Sains Terpadu


REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK--Universitas Indonesia akan membangun laboratorium sains dan multidisplin terpadu bersama Pertamina di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam kampus Depok, Jawa Barat, kata juru bicara universitas itu. "Peletakan batu pertama pembangunan gedung Laboratorium Sains dan Multidisiplin UI-Pertamina akan dilakukan Kamis (23/12)," kata Kepala Kantor Komunikasi UI, Vishnu Juwono, di Depok, Rabu (22/12).

Vishnu mengatakan, peletakan batu pertama tersebut akan dilakukan oleh Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal bersama Rektor UI Prof Gumilar Rusliwa Somantri dan Direktur Utama PT Pertamina, Karen Agustiawan. Ia mengatakan, sebagai World Class Research University gedung laboratorium itu merupakan salah satu fasilitas terpadu di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UI.

Lebih lanjut ia mengatakan gedung laboratorium ini akan dibangun secara bertahap, yaitu tahap I dilakukan pada tahun 2010-2011, yang dibangun melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Pertamina dengan luas bangunan 800 meter persegi.

Sedangkan untuk pondasi disiapkan untuk lima lantai serta gedung lantai dasar, terdiri atas laboratorium 'bio-processing', ruang riset 'genome' dan 'bio-informatics', laboratorium 'bio-molekuler', ruang 'cultur collection', ruang penunjang, ruang staf, ruang rapat,dan juga toilet.

Kemudian, untuk tahap II, kata Vishnu akan dilaksanakan pada tahun 2012 dengan luas 1.600 meter persegi, dan terakhir tahap III pada tahun 2013 dengan luas 1.600 persegi.

http://id.news.yahoo.com/repu/20101222/tpl-ui-bangun-laboratorium-sains-terpadu-97b2f71.html

Minggu, 16 Agustus 2009

International Conference on Quality in Research

UI Gelar International Conference on
Quality in Research
Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FT UI) kembali menggelar The International Conference on Quality in Research (QIR) yang ke-11 di Depok, 3-6 Agustus mendatang.


SELASA, 4 AGUSTUS 2009 | 12:36 WIB
Laporan wartawan KOMPAS.com Caroline Damanik

DEPOK, KOMPAS.com - Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FT UI) kembali menggelar The International Conference on Quality in Research (QIR) yang ke-11 di Depok, 3-6 Agustus mendatang. QIR tahun ini akan mengusung dua isu penting terkait Radio Frequency Identification (RFID) sebagai jembatan antara komputerisasi dan telekomunikasi serta infrastruktur hijau untuk pembangunan yang kokoh.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia QIR 2009 Bondan T Sofyan mengatakan setidaknya ada 240 makalah yang akan dipresentasikan selama empat hari penyelenggaraannya dan 70 di antaranya berkaitan dengan RFID. Bondan mengatakan globalisasi mengakibatkan iklim persaingan bisnis yang makin ketat dimana seluruh proyek, produk maupun jasa tertantang untuk memberikan yang terbaik.

"Teknologi dan desain dalam dunia teknik merupakan kekuatan untuk membantu industri kita untuk memperbaiki produktivitas dan kemampuan mereka untuk berkompetisi," tutur Bondan dalam pembukaan di Gedung FT UI Depok, Selasa (4/8).

Selain dua isu tersebut, QIR 2009 juga akan dimatangkan oleh empat simposium yang mengambil tema Tropical Eco Urbanism, Konservasi Energi melalui Efisiensi Desain dan Manufaktur, Material Unggul dan Proses serta Pendekatan Teknik Industri untuk Pengembangan Produk.

Selain Prof. Sangkot Marzuki dari Eijkman Institute serta Pof. Benyamin Kusumoputro dari Fakultas Ilmu Komputer UI, sejumlah akademisi dari Australia dan Singapura juga akan mempresentasikan makalahnya. Mereka, antara lain, Prof. Freddy C. Boey dari Nanyang Technological University Singapura, Prof. C. F. Leung dari National University of Singapore dan prof. Dr. Simon P. Ringer dari University of Sidney.

Pada kesempatan yang sama, Dekan FT UI Bambang Sugiarto mengatakan pendalaman teknik dan alat industri dapat membangun performa dan hubungan antara pemangku kepentingan di dalam maupun luar negeri. "Tentu juga dapat memungkinkan kita untuk menciptakan seseuatu melalui inovasi, mempromosikan produktivitas melalui teknologi serta mempererat kerja sama di antara kita," tutur Bambang.

http://sains.kompas.com/read/xml/2009/08/04/12364997/ui.gelar.international.conference.on.quality.in.research