Tampilkan postingan dengan label Mekarsari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mekarsari. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 November 2009

Bunga Bangkai Raksasa Mekar di Mekarsari

Bunga Bangkai Raksasa Mekar di Mekarsari
Salah satu Bunga Bangkai (Amorphophallus titanum) koleksi Taman Wisata Mekarsari, terlihat berbunga, Kamis (12/11). Tanaman langka yang banyak dijumpai di Pulau Sumatera ini memiliki tinggi mencapai 2,3 meter.
    KAMIS, 12 NOVEMBER 2009 | 19:57 WIB
    Laporan wartawan KOMPAS.com Kristianto Purnomo

    BOGOR, KOMPAS.com — Taman Wisata Mekarsari selain terkenal menyimpan koleksi tanaman buah-buahan tropis ternyata juga memiliki koleksi tanaman bunga bangkai berukuran raksasa dan nyaris punah. Saat ini, salah satu tanaman dengan nama latin Amorphophallus titanum koleksi Taman Wisata Mekarsari tengah mekar.

    Ukuran bunga bangkai ini terbilang cukup besar, dengan tinggi mencapai 230 cm, diameter mahkota bunga 130 cm, dan lingkar perut bunga hingga 145 cm. Menurut Kepala Bagian Kebun Produksi dan Penelitian Taman Wisata Mekarsari, AF Margianasari, usia Amorphophallus titanumyang tengah berbunga ini sekitar empat tahun.

    Di habitat aslinya tanaman dengan spardik bunga berwarna kuning keemasan, lapisan dalam bunga berwarna merah kehitaman dan menyerupai beludru, serta lapisan luar berwarna kuning pucat tersebut terancam punah akibat pembukaan hutan primer menjadi areal perkebunan. Ia menambahkan, masa vegetatif tanaman ini hingga mencapai masa generatif (berbunga lalu berbuah) membutuhkan waktu 2 hingga 4 tahun.

    "Untuk bisa berbunga, tanaman ini sangat tergantung dengan banyaknya cadangan makanan yang berhasil disimpan. Proses ini membutuhkan waktu lama, sehingga kehadiran bunga bangkai menjadi sangat istimewa," imbuhnya.

    Agar pengunjung bisa menyaksikan keindahan bunga bangkai raksasa yang ditunggu-tunggu ini, Taman Wisata Mekarsari sengaja memajang tanaman ini sejak terlihat tunas bunganya. Dari wujud tunas bunga setinggi 50 cm hingga benar-benar mekar dengan sempurna dibutuhkan waktu sekitar 55 hari.

    "Setelah mekar dengan sempurna, bunga bangkai ini secara perlahan akan layu. Namun, bukan berarti bunga tersebut mati karena umbi di dalam tanah akan mengeluarkan batang dan daun baru sebagai awal babak vegetatif," ujar Margianasari.

    Sejak tahun 2002, Taman Wisata Mekarsari telah membudidayakan tanaman ini. Tak kurang dari tiga jenis tanaman bunga bangkai menjadi koleksi Taman Wisata Mekarsari. Beberapa tanaman bunga bangkai koleksi Mekarsari adalahAmorphopallus gigas, Amorphopallus beccarii, Amorphopallus phaenopholius, dan Amorphophallus titanum, yang saat ini tengah mekar bunganya.

    Editor: wah

    http://sains.kompas.com/read/xml/2009/11/12/19575735/bunga.bangkai.raksasa.mekar.di.mekarsari

    Minggu, 16 Agustus 2009

    Teknologi Budidaya Melon Kotak

    Mekarsari Kuasai Teknologi Budidaya Melon Kotak
    SENIN, 1 JUNI 2009 | 23:30 WIB

    JAKARTA, KOMPAS.com - Taman Wisata Mekarsari, yang merupakan taman wisata dengan koleksi buah tropis berhasil menemukan teknologi budi daya melon kotak (Cucumis melo). General Manager Taman Wisata Mekar Sari, Hari Tanjung, mengatakan, temuan ini merupakan simbol bahwa Mekarsari sebagai pusat penelitian buah tropis akan terus menghasilkan temuan-temuan barunya di bidang pertanian.

    "Tamansari juga siap membagikan temuanya yang baru itu kepada masyarakat luas," kata Hari kepada 33 finalis Miss Indonesia 2009, di Tamansari, Senin (1/6).

    Selain itu, tim ahli tanaman di Taman Mekarsari sebelumnya juga telah menemukan banyak temuan-temuan baru di bidang tanaman dan buah-buahan.
    Di antaranya, berhasil membidani temuan baru seperti nangkadak silangan antara nangka dan cempedak, jambu air citra, dan jambu biji tanpa biji.

    Kepala Divisi Pengembangan Proyek Khusus, PT Mekar Sari, DR. Moh Reza Tirtawinata, mengatakan, keberhasilan ahli-ahli Mekarsari membidani melon kotak itu lebih baik dari semangka kotak yang dikembangkan Jepang.

    "Karena semangka tersebut kurang manis, tidak seperti aslinya, sehingga ada sifat semangka yang hilang," katanya. Sedangkan melon kotak tetap memiliki rasa manis dan renyah seperti aslinya.

    Harga buah melon kotak juga punya nilai ekonomi tinggi. Untuk melon biasa seharga Rp 15.000/kg, tetapi melon kotak harganya mencapai Rp150.000 per buah. Menurut dia, teknologi merubah bentuk melon tersebut akan disampaikan kepada masyarakat, terutama petani agar dapat meningkatkan kesejahteraannya.

    "Dalam merubah satu melon berbentuk kotak, diperlukan dua sampai tiga kali pergantian kotak untuk menyesuaikan berat dan besar melon, tidak langsung berhasil," katanya.


    WAH
    Sumber : Antara

    http://sains.kompas.com/read/xml/2009/06/01/23301448/mekarsari.kuasai.teknologi.budidaya.melon.kotak